Pengelolaan Hutan

Sabtu, 23 Oktober 2010

Luas Hutan di Provinsi Bali adalah 130.686,01 Ha yang terdiri dari beberapa fungsi hutan antara lain : Hutan Lindung 95,766,06 Ha, Hutan Produksi Terbatas 6.719,26 Ha, Hutan Produksi Tetap1.907,10 Ha, Taman Wisata Alam 4.154,40 Ha, Hutan Cagar Alam 1.762,80 Ha, Taman Hutan Raya 1.373,50 Ha, Taman Nasional 19.002,89 Ha terdiri dari daratan 15.587,89 Ha dan perairan 3.415,00 Ha. Namun dalam pengelolaanya Dinas Kehutanan Provinsi Bali hanya mengelola Hutan Lindung, Hutan Produksi Terbatas, Hutan Produksi Tetap dan Taman Hutan Raya.

1.  Hutan Lindung
Luas Hutan Lindung di Provinsi Bali adalah : 95.766,06 Ha yang tersebar di 7 Kabupaten antara lain Kabupaten Jembrana 32.974,97 Ha, Buleleng 31.936,32 Ha, Tabanan 8.668,24 Ha, Badung 1.126,90 Ha, Bangli 6.239,01 Ha, Klungkung 804,50 dan Karangasem 14.016,12 Ha.
 
2.  Hutan Produksi Terbatas
Luas Hutan Produksi Terbatas di Provinsi Bali adalah : 6.719,26 Ha yang tersebar di 5 Kabupaten antara lain : Kabupaten Jembrana 2.610,20 Ha, Buleleng 3.207,95 Ha, Bangli 453,00 Ha. Klungkung 244,00 Ha dan Karangasem 204,11 Ha.
 
3.  Hutan Produksi Tetap
Luas Hutan Produksi Tetap di Provinsi Bali adalah : 1.907,10 Ha yang tersebar di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Jembrana 383,10 Ha dan Buleleng 1.524,00 Ha.
 
4.  Taman Hutan Raya
Luas Taman Hutan Raya di Provinsi Bali adalah 1.373,50 Ha yang tersebar di 2 Kabupaten/Kota yaitu di Kabupaten Badung seluas 639,00 dan di Kota Denpasar seluas 734,50 Ha yang seluruhnya merupakan hutan mangrove.
Taman Hutan Raya Ngurah Rai terletak pada segitiga emas pariwisata di Provinsi Bali yatu Sanur, Kuta dan Nusa Dua, sudah memiliki beberapa fasilitas yitu jalan panggung (tracking kayu) sepanjang+ 2,4 Km, menara pengamatan burung, Gedung Pusat Informasi Mangrove. (MIC)